Monday, February 26, 2018


Saat kebanyakan orang sedang gandrung sama aloe vera, aku malah terobsesi sama mawar ....


Ini karena aku merasa kalau kulit aku kering banget. Sampai rasanya seperti ditarik. Rupanya, sun screen saja ndak cukup. Perlu rangkaian komplet suatu produk dengan bahan utama yang mampu melembabkan.

Produk-produk yang aku pakai adalah:

1. Viva Air Mawar
Ini produk mengandung mawar yang pertama kali aku beli dan aku udah beli lagi setelah habis. Rasanya adem, bikin wajah jadi cerah, dan hitam di bagian mata tersamar. Tapi ini sepertinya karena gabungan Tender Care yang hampir tiap malem aku oles di lingkar mata deh. Tapi ndak apa-apa. Alhamdulillah cocok ^^. Biasanya aka pakai buat face mist juga. Lumayan lah yaw.. hemat muehehe
>> Harga: Rp4.000,00-an

2. Pembersih dan Penyegar Sariayu Mawar
Ini sebagai pengganti cleanser dan toner Wardah yang botolnya warna hijau yang udah jadi andalah sejak 7 tahun lalu. Ada aroma terapi yang bikin relaks. Kalau aku pribadi, baunya mengingatkan masa kecil ... di mana aku lihat ibuk aku dandan ... atau masa-masa TK-SD di mana ada acara 17-an yang harus dandan. Rasanya sangat memorable :)
>> Harga: Rp11.000,00-an dan Rp12.500,00

3. Pelembab Sariayu Mawar
Aku ndak pernah pakai primer, tapi menurut aku ... ini bisa dijadikan primer. Setelah pakai ini, pori-pori jadi lumayan mengecil dan kulit terasa halus. Aku ndak tahu ya karena pelembab ini atau karena rangkaian produk mawar sebelumnya. Tapi untungnya ... mereka bisa bersatu padu :)
>> Harga: Rp8.000-an

4. Krem Penghalus Sariayu Mawar
Tulisannya dipakai satu minggu sekali, tapi saking senengnya ... aku pakai tiga hari sekali ahahaha. Butiran scrub-nya lumayan gede sih. Jadi yang punya kulit sensitif harap hati-hati. Tapi hasilnya itu lhooo ... huaw kinclong ^^
>> Harga: Rp25.000,00

Sebenarnya masih ada Krem Malam dan Mask nya, tapi aku ndak beli karena merasa belum butuh. Mungkin nanti.

Aku merasa cukup puas dengan hasil rangkaian mawar ini. Aku ndak ngerasain panas, breakout, muncul jerawat, merah-merah, atau lainnya. Alhamdulillah yah aku cocok dengan produk yang mudah didapat dan terjangkau kayak ginih hhihihi


nb: Ini khusus kulit normal cenderung kering. Yang kulit berminyak, bisa pakai yang varian jeruk ^^


Thursday, February 15, 2018

#UlasanSingkat: PIXY UV Whitening Loose Powder

Iseng beli PIXY loose powder karena ada warna kuningnya: Yellow Beige. Berharap warnanya cocok di aku ..........................

Ini karena kesoktahuan aku. Aku kira, semua produk yang ada "kuning"nya akan cocok di aku. Aku  ndak dengerin embak PIXY waktu nawarin yang warna beige. Aku tetep keukeuh pilih yang yellow beige karena aku pikir cocok untuk kulit aku yang yellow sangat.
Tapi ternyata aku salah :(
Warnanya terlalu putih di aku :(
Jadi kayak pakai topeng :)
Sedih :(


Wadahnya Gimana?
Tempatnya lucu, ingetin aku sama ala-ala BB cushion. Ada saput yang tipis pakai banget. Saputnya ndak kefoto soalnya lupa taruh di mana. Soalnya ndak kepakai juga. Kalau pakai saput bawaan, bedaknya jadi ndak keangkat dan ndak bikin nempel di muka saking tipisnya. Padahal aku suka banget sama wadahnya. Selain lucu dan keliahatan mewah, juga ndak bulky. Masih oke dibawa ke mana-mana.

Teksturnya Gimana?
Sebenarnya sama lembut dengan loose powder lain, tetapi agak keset. Apa yaaa ... mungkin bisa dibandingkan seperti ini: loose powder lain adalah tepung terigu, PIXY loose powder adalah tepung maizena. Sama-sama berbentuk butiran halus tapi yang tepung maizena lebih keset. 
Kalau bagi aku, tekstur ini lumayan pengaruh. Hasilnya, PIXY loose powder ini jadi susah nempel di kulit aku kalau misal sedang berkeringat atau spongenya terlalu basah. Jadi kelihat cakey dan kelihatan kalau pakai bedak gitu.
Yahh .... sayang banget sebenarnya.

Soal Ketahanan
Mungkin karena keputihan di aku, pukul 11.00 masih kelihatan aku pakai bedak (mulai dari 07.00 pagi). Jadi lumayan oke sebenarnya. Hanya saja, kalau wajah keringatan berlebih, jadi ndemblok-ndemblok yang oh nooo. Padahal kalau ndak keringatan, loose powder ini cukup oke nahan minyak di daerah hidung aku. 
Kalau nidak pakai BB cream/foundi, tidak setahan kalau pakai.

Harga 
Rp21.000 (Golden Swalayan Tulungagung)

Kesimpulan
(+) Wadahnya imut dan ala-ala BB cushion. Ndak bulky.
(+) Harga terjangkau dan mudah didapat
(+) Lumayan tahan lama
(+) Nahan minyak lumayan oke

(-) Kelihatan cakey dan susah nempel
(-) Kelihatan ndemblok-ndemblok kalau kerinagatan.

Beli Lagi?
Kayaknya sih ndak. Pengin balik ke Marcks' atau Purbasari loose powder yang menurut aku lebih masuk di warna kulit aku. Tapi .. aku masih penasaran dengan shade lain. Kalau warnanya ndak keputihan, apa iya masih terlihat cakey dan ndemblok-ndemblok? 

nb: Ini ulasan di kulit aku. Mungkin di kulit kamu beda. ^^