Showing posts with label Cemilan. Show all posts
Showing posts with label Cemilan. Show all posts

Tuesday, October 20, 2015

#ReviewSingkat: Fujimie



Generasi 90-an, yang konon katanya memiliki masa kecil paling bahagia, pasti pernah ngefans sama jajajan yang namanya Fujimie. Tapi sayanganya, di tahun 2000-an seperti sekarang udah nggak bisa lagi dilihat jajanan yang menyimpan banyak memori itu :(.

Tapiii, kemarin nemu jajanan ini lagi. Namanya sama: Fujimie.

Dari bungkus udah pasti ndak sama. Tapi, dari rasa ... hmmm okelah ada sedikit rasa Fujimie ^^. Lumayan bisa ngobatin kangen masa kecil :)

Selanjutnya, pengin banget makan Anakmas. Mungkin sekarang udah berubah bungkus dan rasanya, tapi pasti ada sedikit hal yang bikin segala kenangan masa kecil kembali terulang :)


Friday, October 16, 2015

#MiniMasak: Risol Mayo

Sebenarnya, risol mayo ini aku bikin udah lamaaaa banget. Sebulan yang lalu kayaknya. Tapi, baru sreg buat nulis di blog sekarang.

Berawal dari ngidam yang ndak tahu musti beli di mana, akhirnya bikin juga risol mayo mini ^^

Bahan kulit:
Susu cair
Telur
Terigu
Garam

Bahan isi:
Daging ham/asap
Kentang
Mayones
Telur
Keju

Bahan lain:
Telur
Tepung panir/roti
Minyak goreng

Cara membuat kulit:
1. Untuk kulit, campur semua bahan sampai benar-benar tercampur dan tak ada gumpalan.
2. Panaskan teflon anti lengket, beri sedikit minyak pakai kuas makanan.
3. Tuang satu sendok sayur adonan kulit.
4. Ulangi sampai adonan kulit habis.

Cara membuat isi:
1. Kupas dan potong kentang. Goreng sampai matang. taburi garam.
2. Potong daging asap/ham. Goreng dalam sedikit minyak.
3. Rebus telur dan potong kecil-kecil.

Cara membuat risol mayo:
1. Taruh satu kulit.
2. Tata daging, kentang, telur, keju, dan mayones.
3. Lipat sisi kiri dan kanan. Kemudian lipat lagi bagian bawah dan gulung sampai habis.
4. Ulang sampai kulit dan isi habis.
5. Kocok telur dan siapkan tepung panir/roti.
6. Lumurkan di telur, kemudian lumurkan di tepung panir/roti.
7.Ulangi sampai semua habis.
8. Panaskan minyak dan goreng dalam api sedang.
9. Siap deh dimakan. Dicocol pake saus sambal oke bingits.

Nih penampakannya. Keju dan mayonya melelh yahuuddd :)



Tuesday, June 30, 2015

#Minimasak: Mini Kornet

Pasca cek dan kontrol di Puskesmas, aku disuruh banget untuk istirahat total. Tapi, entah kenapa, kalau sore-sore, berasa punya sembilan nyawa. Heuheuheu .... Langsung trengginas. Apalagi mendekati buka puasa, langsung pengin bikin makanan ini-itu.
Ini resep aku dapat dari nonton salah satu vidio di Dapur Umami. Simpel dan bahannya aku punya semua. Errr ... ndak semua juga, sih. Ada beberapa yang aku skip atau ganti sama yang ada di rumah.

Namanya Mini Kornet. Tapi jujur, nama asli di Dapur Umami bukan itu. Aku lupa. Hahaha ... tapi seenggaknya, kurang lebih hasilnya sama hehehe :D

Bahan:
  • Kentang digoreng dan dihaluskan.
  • Sosis dihaluskan (Lebih tepatnya aku parut pake parutan keju, hasilnya ndak jauh beda sama digiling. Resep asli sih pakai daging giling. Tapi kan mehong :D)
  • Keju parut (Resep asli, satu kotak keju cheddar dibagi 3/4 dan 1/4. Yang 3/4 dipotong panjang, yang 1/4 diparut. Karena Bapak ndak boleh banyak makan keju, aku cuma bikin 1/4 keju cheddar mini [Ya Allah, hemat banget iniiii >.<] yang aku parut)
  • Tepung terigu
  • Bawang bombay (Resep asli ndak pake babomb)
  • Lada
  • Penyedap rasa sapi (opsional)
  • Telur
  • Air (Resep asli pakai susu cair)
  • Tepung roti (Resep asli pakai tepung panir)
  • Margarin
  • Minyak goreng

Cara membuat:
  1. Panaskah margarin dan tumis bawang bombay. Tambahkan sedikit penyedap rasa.
  2. Masukkan tepung terigu dan tumis sampai menggumpal matang.
  3. Masukkan air dan aduk sampai menggumpal jadi satu.
  4. Masukkan kentang halus, sosis halus, dan keju parut. Aduk sampai tercampur rata.
  5. Tuang dalam wadah.
  6. Sambil menunggu dingin, siapkan kocokan telur dan tepung roti dalam wadah terpisah.
  7. Bentuk bulat adonan kroket tadi, masukkan ke kocokan telur, lanjut baluri dengan tepung roti. Lakukan hingga adonan habis.
  8. Panaskan minyak goreng dan goreng bulatan kornet yang sudah dibaluri tepung roti tadi.
  9. Angkat dan sajikan dengan saus pedas manis.
  10. Hmmmm yummyyy buat cemilan buka puasa ^^

Untung aja masih keburu motret. Soalnya, begitu disajikan, langsung ludessss ^^

Wednesday, March 11, 2015

#Kuliner: Sate Keong


Tak selamanya keong itu ditumis, nyatanya kali ini ... disate.

Sate Keong
Rp1.000,00

#MiniMasak: Kojor Keju (Singkong Keju)


Ini edisi kangen camilan di Jogja.

Sejak pindah ke kampung halaman, susah banget nyari cemilan. Padahal dulu di Jogja, jalan kaki sejengkal aja udah nemu stand cemilan yang bener-bener bikin kangen >.<

Salah satunya singkong keju ini.

Iseng gugling dan disetujui Babang dan bantuan Ibu, akhirnya kami bikin singkong keju (dalam bahasa Jawa khas Tulungagung disebuk kojor).

Bahan:

  • Singkong (telo kasepe kalau kami nyebutnya)
  • Garam
  • Bawang putih
  • Keju
  • Air
  • Minyak goreng
Cara membuat:
  1. Kupas singkong dan rendam sampai bersih.
  2. Boleh dipotong sesuai selera. Kukus.
  3. Setelah matang, rendam dengan air yang telah dicampur garam dan bawang putih yang dihaluskan. Tunggu beberapa saat.
  4. Goreng singkong.
  5. Selagi hangat, taburi keju parut.
  6. Selesaaiiii ^^
Bagiku dan adikku yang masih ABG, ini enak banget. Tapi, bagi Ibu dan Bapak yang sudah sangat dewasa, beliau berdua lebih suka singkong atau kojor original. Bagi Babang, dua-duanya enak ^^

Selamat menikmati ^^

#ReviewSingkat: Varis Wafer


Dari nama dan gambar di bungkusnya, bisa dipastikan kalau itu wafer.
Tapi, setelah dibuka ... isinya ....


Jadi, sejak kapan wafer berubah menjadi pao-pao? :D

Varis Wafer
Rp250,00

Wednesday, February 25, 2015

Apollo Twins Layer Cake

Siapa yang tahu makanan ini?


Disebut layer cake karena cake atau roti empuk ini terdiri atas beberapa lapis. Kalau dari gambar di bungkusnya sih ada empat lapis dengan krim di bagian tengah. Tapi, setelah dibuka dan dilihat isinya ... taraaaa ....


Berapa lapis? Nggak kelihatan >.<
Bahkan, krimnya terlihat gaib >.<

Ditambah, ketika di balik sisi satunya ... taraaaa ....


Remuk redam seperti hatiku bila ditinggal kamu >.<

Tapi tetep kok, rasanya enak ^^. Terlebih, ini gratis dari Kakak Ipar *asik ^^*

Sunday, February 8, 2015

Fitbar


Iklannya sih, ini cemilan. Cemilan yang cocok buat diet soalnya high fiber. Tapi bagiku, ini cemilan mahal. >.<

Isinya seperti ini:


Enak kok. Tapi tetap saja ... ndak bikin kenyang.

Kalau makan kebanyakan, badan tetap ndak kurus. Dompetlah yang kurus >.<

Fitbar
Rp4.000,00-an (lupa, soalnya cuma nyicip punya adek :D)

Friday, January 23, 2015

Aneka Krispi


Sekotak Rp5.000,00. Jamur krispi dan singkong krispi. Rasa balado.
Oleh-oleh dari UMY ^^

Wednesday, January 21, 2015

Klop




Beli Klop gara-gara kepincut sama iklan Akbar, dkk di Junior Masterchef Indonesia.

Good job, kids!

Wednesday, January 7, 2015

Cornetto Ice Cream Black Forest

Inilah cemilan sore tadi. Pura-puranya lagi banyak duit >.<


Cornetto Ice Cream Black Forest
Rp9.500,00

Tuesday, January 6, 2015

Cemilan Mangga

Cemilan sore ini:


Semangkuk mangga Rp2.000,00 masak pohon ^^

Murah meriah yang sehat ^^

Saturday, January 3, 2015

Cho Cho Milk Chocolate

Ada yang menarik hati saat nemenin Adek belanja.

Ada sebatang cokelat yang entah kapan kali terakhir aku memakannya. Harganya murah, Rp530,00.
Cokelat kecil dan tipis, tapi penuh kenangan.


Cho Cho Milk Chocolate.
Mmmm, rasanya agak berbeda dengan kali terakhir aku memakannya. Rasanya agak asin.
Tapi sejauh memakannya sampai habis, aku suka dan ingin makan lagi ^^
Cho Cho

Thursday, January 1, 2015

Ayo Beli Ini #1

Kemarin, di dekat salah satu bengkel di Jalan Wates km 5, ketemu sama penjual ini:


Sambil nunggu motor diutak-atik sama Mas Bengkel, enak juga kayaknya nyemil kacang.
Akhirnya, beli deh kacang-kacang dan keripiknya.


Satu bungkus kacang goreng hanya Rp2.000,00
Satu bungkus kacang rebus hanya Rp2.000,00
Satu bungkus emping hanya Rp1.000,00
Satu bungkus keripik singkong hanya Rp1.000,00

Wah lumayan murah. Akirnya malah borong ^^

Kacang gorengnya renyah. Cuma dikiiiitttt yang gosong.
Kacang rebusnya gurih.
Keripiknya kriuk. ^^

Ayo kita larisi pedagang yang gigih seperti ini. Walau usianya sudah sangat renta, tapi Simbah Penjual nggak menyerah.

Masak kita yang muda nyerah gitu aja? ^^


Sunday, December 28, 2014

Poporon dari Meiji

Entah aku yang nggak gaul atau memang promosinya kurang, aku baru lihat merek cemilan ini. Ceritanya, ketika jalan-jalan ke supermarket dekat kos dan lihat-lihat di rak diskon, eh nemulah cemilan ini. Warnanya kuning yang eye catching, harganya sekitar Rp5.000-an.

Bentuknya seperti ini:


Nah, dengan tampilan yang semenarik mata seperti itu, aku heran kenapa aku nggak tahu merek ini. Mungkin karena dulu nggak diskon hahahaha. Yang bikin aku ngelirik mungkin lebel diskonnya muehehehe.

Sampai di kos, langsung aku buka. Penasaran banget soalnya.

Ternyata isinya seperti ini:
Ini dalemnya Poporon ^^

Kue sus kering yang renyah, begitu digigit ... cokelat manis yang yummy banget langsung lumer di mulut.
Coba nggak digigit tapi diemut, cokelatnya keluar dari kue sus seperti lelehan lava vokelat. Nggak terduga dan asyik.

Ambil satu, hmmm oke enak.
Ambil dua, hmmm ini enak banget.
Ambil tiga, ini bukan enak banget, tapi ... enakkkkkk bangeeetttttttt.
Ambil empat, nggak mau berhenti! Lagi lagi lagiiii >.<

Alhasil, nggak ada 10 menit, cemilan Poporon habis, sodara!

NB:

  • Satu bungkus itu kurang. Mau lagiiiiiii >.<
  • Bdw, diskon bukan dari merek Poporon, yak. Tapi, dari supermarket deket kos aku. Hihihi ^^

Olahan Roti Tawar

Aku adalah tipe orang yang susah banget ngabisin roti tawar. Mau roti tawar tersedikit atau termahal sekalipun, sering banget nggak habis. Jadinya, kebuang percuma karena kedaluwarsa. Zztt.....

Kayak roti tawar ini. Nasibnya hampir aja sama kayak roti tawar pendahulunya  > kebuang di tempat sampah, padahal masih cukup buat beberapa hari ke depan.

Tapi, jiwa berhemat sudah mulai merasuk. Pikir punya pikir ... kayaknya kalau kedaluwarsanya baru sehari, nggak apa-apa kali ya dimakan. Tapi, bosen juga makan roti tawar pake susu atau selai. Zzzttttt ........

Nah, pikir punya pikir lagi ... kayaknya diolah jadi sesuatu yang baru enak juga. Dibikin cemilan yang ringan, pasti lama-lama juga akan habis. Tapi, musti dimasak biar nggak makin kedaluwarsa dan jamuran.

Ubek-ubek stok, akhirnya nemulah ini:



Ubek-ubek stok


Mau aku olah jadi ini:

1. Garlic Bread
Siapa bilang bikin Garlic Bread mesti pake roti yang mahal itu. Pake sisa roti tawar juga bisa banget, lho. Lebih terjangkau dan cucok bingits buat anak kos macam aku. :D

Bahan-bahan:
  • Roti tawar buang pinggirnya.
  • Margarin.
  • Bawang putih (bubuk bawang putih alias garlic powder juga bisa).
Cara membuat:
  1. Ambil margarin dan taruh di mangkuk. Campur dengan bawang putih yang dihaluskan (kalo pake bawang putih bubuk nggak perlu dihaluskan, tinggal campur aja sama margarin).
  2. Ambil roti tawar dan oleskan campuran margarin dan bawang putih.
  3. Potong jadi 4 bagian (kalau mau gede, nggak usah dipotong juga nggak apa-apa).
  4. Panggang di teflon.
  5. Angkat dan sajikan pake saus dan mayones ^^
Lebih kurang, jadinya kayak gini nih:

(ala) Garlic Bread

Lezat abisssss pokoknya. Berasa makan di restoran Italia muehehehehehehe.
Ini berhasil banget aku bikinnya. Alhamdulillah, aku makin jago masak *bwakakakakaka*

2. Si Hitam Manis yang Renyah
Kalau yang ini olahan pinggiran roti tawar. Kalau yang pertama tadi udah asin, kini saatnya makan yang manis-manis. Ini aku namain Si Hitam Manis yang Renyah *agak panjang? biarin*

Bahn-bahan:
  • Pinggiran roti tawar.
  • Gula halus (aku nggak punya, jadinya pake gula pasir biasa)
  • Margarin
Cara membuat: 
  1. Campur  margarin dengan gula.
  2. Oleskan ke pinggiran roti tawar.
  3. Panggang di teflon.
  4. Angkat dan sajikan ^^
Lebih kurang jadinya kayak gini:

Si Hitam Manis yang Renyah

Yeess ... yang ini juga nggak kalan enak. Rasa gurih dari margarin nyatu sama manis dari gula. Rasanya rame banget. Suka banget pokoknya. 
Dicocol pake susu kental manis atau selai kayaknya enak juga. ^^
Yang ini aku juga sukses tanpa hambatan. Yesssss ^^

NB:
  • Buat bikin cemilan ini, aku nggak ngerogoh dompet loh. Semua hasil ubek-ubek stok ^^
  • Kalau dioven, kayaknya lebih renyah dan lebih tahan lama. Tapi, nggak ada oven, teflon pun jadi ^^