Showing posts with label Jogja. Show all posts
Showing posts with label Jogja. Show all posts

Sunday, February 8, 2015

Kantin Bu Siti

Sehari sebelum meninggalkan Jogja, akhirnya aku mampir juga ke sini:


Mana lagi kalau bukan tempat makan paling fenomenal se-Jogja. Nasi ayam cuma Rp5.000,00. Surga banget buat anak kos Jogja ^^

Salah satu cabang Kantin Bu Siti
Jalan Kaliurang km. 5
Yogyakarta

Wednesday, January 28, 2015

Ayam Cobek Sayur Asem

Sejak tempat makan ini berdiri, baru kali ini aku mampir ke Ayam Cobek Sayur Asem. Ketika dengar namanya, yang terlintas adalah ayam goreng dengan sambal terasi pedas dan sayur asem yang segeerrr.

Yap, dan akhirnya aku mampir dan pesan ini:


Minus sayur asem. Malam-malam kurang cucok makan sayur asem (bagiku).

Sambalnya mantap pedesnya. Ayamnya juga gurih. Terongnya tebel dagingnya.

Boleh dicoba kalau mampir ke daerah UGM atau UII ^^

Ayam Cobek Sayur Asem
Paket ayam+nasi+sambal+lalapan+minum Rp12.000,00
Paket terong+nasi+sambal+lalapan+minum Rp7.000,00
Sekitar selokan mataram daerah UGM

Sunday, January 25, 2015

Bakso Jumbo

Bagiku, bakso bukan hanya sekedar daging giling bulet plus mi dan kuah yang umami. Tapi, lebih dari itu.

Bakso adalah makanan aman. Aman dalam arti bisa dimakan di mana aja. Kenapa? Karena rasa bakso selalu seperti itu. Bakso warung A dan warung B sampai Z ya seperti itu. Jadi, ndak perlu takut dengan perubahan rasa. Beda dengan nasi goreng yang di tiap daerah beda rasa dan bentuknya. :D

Itulah kenapa aku suka makan bakso ketika diajak jalan-jalan. Aman, enak, sedap, dan terjangkau ^^


Bakso jumbo di sebuah warung bakso di daerah UMY
Rp9.000,00

Friday, January 23, 2015

Aneka Krispi


Sekotak Rp5.000,00. Jamur krispi dan singkong krispi. Rasa balado.
Oleh-oleh dari UMY ^^

Thursday, January 22, 2015

Kebutuhan Tiap Orang Itu Beda

Beberapa minggu yang lalu, di sebuah gerbang salah satu universitas di Jogja, nemu ini:



Hmf, aku tafsir, harganya sekitar Rp150.000,00. Mungkin baru dimakan sepertiga bagian yang lebih kurang Rp50.000,00. Dengan kata lain, Rp100.000,00 terbuang begitu saja :(

Padahal, uang Rp100.000,00 itu bisa buat beli banyak hal:

  1. Pelembab siang dan malam yang memang kebetulan habis Rp40.000,00.
  2. Bakwan kawi Rp5.000,00.
  3. Cemilan kiloan tapi belinya seperempat kilogram aja Rp4.000,00.
  4. Baju atasan di Puja Rp20.000,00.
  5. Beras 1 kg Rp9.000,00.
  6. Telur seperempat kg Rp5.000,00.
  7. Bensin Rp20.000,00.
Total Rp103.000,00. Ndak pa-pa kalau harus nambah Rp3.000,00 >.<

Tapi ... kebutuhan orang memang beda, kan? Dan, alangkah baiknya bila Rp100.000,00 yang berbentuk dua per tiga kue tart ndak harus melayang begitu saja. Setidaknya, nikmati bersama sambil ngobrol santai dengerin sang empunya ulang tahun cerita riwayat hidupnya itu menyenangkan juga lho ^^

Ca'Kun (Rica-Rica Kalkun) dan Wacacau

Kalkun panggang cuma bisa aku lihat di film-film. Seringnya Mr. Bean. Yang episode pacar Mr. Bean datang ke apartemen Mr. Bean, terus karena satu dan lain hal, kepala Mr. Bean masuk ke kalkun dan bikin si pacar pingsan ketakutan >.<

Tapi, kalao nasi goreng kalkun, aku udah pernah dong. Seperti ini bentuknya:


Itu menu di Ca'Kun alias Rica-Rica Kalkun. Aku cuma pesan nasi goreng magelangan kalkun Rp17.000,00. Lumayan mahal buatku. Tapi tenang, tentu aku pakai voucher diskon :D.

Selain Ca'Kun, dalam satu tempat itu ada pula Wacacau, aneka olahan cincau. Ini foto menunya:



Yang aku pesan Wacacau Chocorange Oreo. Rp7.500,00.
Ini penampakan cincaunya.


Kalau lagi main di Jalan Kaliurang km 6.7, boleh banget mampir. Sebelah selatan Pasar Colombo. Tempatnya semi-outdoor yang asyik dan hijau. Free Wifi. Enak buat nongkrong dan ngobrol ngalur ngidul bareng temen.

^^

So Long, Jogja



Iseng mengganti lokasi di aplikasi cuaca smartphone. Mengembalikan memori.

Cerah berawan. Itulah yang sedang terjadi di kampung halaman. Dan membuatku memikirkan beberapa hal.

  1. Cerah berawan, apakah cucian Ibu bisa kering?
  2. Cerah berawan, jadi adikku ndak kehujanan ketika pulang sekolah.
  3. Cerah berawan, jadi Bapak ndak kehujanan ketika harus tugas di luar.
  4. Cerah berawan, tapi apakah mereka dan tetangga kepanasan?
  5. Cerah berawan, tapi apakah akan turun hujan?
  6. Cerah berawan, tapi apakah ....
Ya, aku akan tahu beberapa hari lagi. Dengan kata lain, harus ada farewell party dengan Jogja. 
7,5 tahun. Bukan waktu yang singkat.

So long, Jogja :(

Wednesday, January 21, 2015

Sambal Layah

Judulnya memang Sambal Layah. Tapi, menu yang dipesan sama sekali ndak berbau sambal.
Yakni:



Es Teler.
Temukan harta karun avokad yang lembut, daging kelapa muda yang segar, plus kuah susu yang manis. Yummy ^^
Rp8.500,00

NB: Tapi, bagiku yang ndak begitu suka susu putih (vanila, apalagi kental manis), susunya terlalu banyak. Lama-lama bikin enek. Tapi, bagi orang yang biasa saja sama susu, bisa diterima dan oke-oke saja ^^

Monday, January 12, 2015

Oseng-Oseng Mercon

Nggak lengkap rasanya tinggal di Jogja kalau belum makan oseng-oseng mercon. Makanan pedas ini benar-benar yahud dan bikin puas penggila pedas. Gimana nggak? Perbandingan daging dan cabe adalah 1:2. Pedes bangetttt >.<

Tapi, buat kamu yang nggak begitu suka pedas tapi pengin merasakan oseng-oseng mercon, ada baiknya jalan-jalan ke daerah UMY. Ada sebuah tempat makan, di sebuah ruko kecil, yang menyediakan aneka menu oseng-oseng mercon. Bisa pilih pedas biasa atau x-tra pedas.

Hmmm, lezattt .... Tapi, tetap saja ... bagi seorang penyuka pedas ... oseng-oseng mercon ini nggak pedas >.<

Oseng-Oseng Mercon Koyoran (Lemak/Gajih)

Tahu bakar

Nasi dalam Bakul


Harga lumayan murah daripada oseng-oseng mercon yang menjadi icon di Kota Jogja. Mulai dari Rp7.500,00 (oseng-oseng mercon ayam).

Dengan dominan rasa gulai yang enaaakkkk, bikin pengin tambah, tambah, dan tambah lagi ^^

Nb: parkir gratis.

Saturday, January 3, 2015

Omah Joglo

Akhir pekan, saatnya makan enak di luar. Tapi, nggak boleh makan di sembarang tempat lho. Maksudnya, sebaiknya di tempat yang ada label diskon atau bekerja sama buat adain diskon. Hahaha.

Kayak kemarin siang, aku makan di sini:


Aku nggak mungkin makan di tempat seperti itu tanpa ada embel-embel diskon hahahaha. Ini dia makanan yang didiskon:
1. Chicken Steak

Daging ayam dibalut tepung, yang disajikan dengan sayur dan saus kental. Hmmm enak. Ada rasa rempahnya yang bikin beda dengan chicken steak yang lain.

2. Cumi Saus Padang

Aku bilang ini enak. Ngingetin sama masakan Ibu. Rasanya rumahan dan sangat ramah. Ramah? Iya, ini rasa lain (selain rasa enak yang ada di makanan) yang aku rasain. Mungkin karena rasanya seperti masakan Ibu, jadi kesannya penuh sayang. Pokoknya ramah ^^
Pedasnya pas.
Manisnya pas.
Porsinya pas.

3. Jamur Krispi

Kalau ini ndak diskon, tapi sebagai side dish atau cemal-cemil. Nggak berasa micin atau penyedapnya. Rasa tepung (tapi matang ya) dan jamurnya masih terasa. Aku suka ^^

Ohya, walau letaknya di dalam gang, tapi ada spanduk gede yang bikin kita mudah menemukannya:



Hmmm, jadi pengin ke sana lagi. Kapan-kapan ah ~~~

Selamat berkuliner ^^

Omah Joglo
Jln. Sepakbola gang Waringin IV
(Barat kampus UPN)

NB: parkir gratis

Friday, January 2, 2015

Ayo Beli Ini #3

Di dekat kos aku, ada sebuah warung kecil yang cuma buka tiap pagi. Warungnya sederhana, cuma menyewa poskamling kecil. Jualannya juga sederhana. Nasi kuning serta pelengkapnya, gorengan, dan mi goreng.

Tapi jangan salah, walau kecil dan sederhana, tapi Ibu Penjual Nasi Kuning itu amat sangat berati bagi aku. Khususnya saat ingin makan enak, tapi tetap dengan harga terjangkau dan kualitas oke ^^

Ini dia nasi kuningnya:

Nasi kuning

Sebanyak itu, aku hanya harus membayar Rp4.000,00!
Kurang murah gimana, coba?

Hmmm, ternyata banyak hal kecil yang mungkin kurang disadari, tapi hal kecil itu bisa membuat kita tersenyum bahagia :)

Warung Nasi Kuning dan Gorengan
Di sebuah pojokan poskamling, Blunyahrejo (sekitar SMA Muhammadiyah 1)
Rp4.000,00
Rp500,00 untuk gorengannya ^^


Thursday, January 1, 2015

Ayo Beli Ini #2

Masih di bengkel yang sama, di Jalan Wates km 5.
Ada kesegaran di bengkel yang panas dan bau bensin di mana-mana ^^



Lama nggak makan es thong-thong. Kalau sekarang lebih dikenal es dung-dung.

Apa pun namanya, rasanya tetap sama ^^

Es thong-thong
Rp2.000,00
(harga naik 10 kali lipat sejak aku kenal es ini :D)

Ayo Beli Ini #1

Kemarin, di dekat salah satu bengkel di Jalan Wates km 5, ketemu sama penjual ini:


Sambil nunggu motor diutak-atik sama Mas Bengkel, enak juga kayaknya nyemil kacang.
Akhirnya, beli deh kacang-kacang dan keripiknya.


Satu bungkus kacang goreng hanya Rp2.000,00
Satu bungkus kacang rebus hanya Rp2.000,00
Satu bungkus emping hanya Rp1.000,00
Satu bungkus keripik singkong hanya Rp1.000,00

Wah lumayan murah. Akirnya malah borong ^^

Kacang gorengnya renyah. Cuma dikiiiitttt yang gosong.
Kacang rebusnya gurih.
Keripiknya kriuk. ^^

Ayo kita larisi pedagang yang gigih seperti ini. Walau usianya sudah sangat renta, tapi Simbah Penjual nggak menyerah.

Masak kita yang muda nyerah gitu aja? ^^


Tuesday, December 30, 2014

Shofa Marwa: Salon & Spa Muslimah

Hmmm, seumur hidup, aku belum pernah satu kali pun melakukan hal yang disebut >> perawatan rambut di salon. Mulai creambath, hair spa, hair mask ... apa pun itu. Hal yang pasti aku lakukan di salon adalah >> potong rambut + cuci rambut *itu pun karena cuci rambut sepaket dengan potong rambut*

Baru-baru ini aku sadar kalau rambutku makin berantakan. Kering banget, tapi kalau lagi lepek terasa lepek banget dan gatal. Rontok pula. Modelnya juga jadul *helloo ini mau 2015 yaaa*. Iya sih aku pakai hijab, tapi bukan berati aku ogah-ogahan kan ngerawat rambut. 

Aku ingat kalau ada salon yang lumayan yahud deket kos. Namanya Shofa Marwa. Identik dengan warna hijau yang segar, dengan baleho gambar mbak-mbak cantik pake hijab warna hijau yang ... waw pengin pake model jilbab gituuu ^^.

Walau dari luar hanya terdiri atas dua lantai, Shofa Marwa sebenarnya terdiri atas empat lantai lho >> lantai atas yang kurang tahu untuk apa, lantai 1 untuk ruang tunggu dan FO, ground floor 1 untuk SPA, ground floor 2 perawatan rambut + cutting.

Pukul 9.00 pagi sampai ke Shofa Marwa. Masih sepi. Embak FO juga nggak ada. Duduk bentar, tiba-tiba ada yang datang dan senyum manis. Itu Embah FO ternyata. 

Mulailah tanya-tanya ada paket hemat apa *to the point*. Tapi sayangnya, paket yang nyantol di aku nggak ada. Kebanyakan paket tubuh, pijet-pijet atau spa gitu. Padahal aku maunya perawatan rambut. 

Akhirnya, setelah ngobrol dan tanya-tanya, aku memtuskan buat cutting dan hair spa. Ih waw, kayaknya asyik gitu. Pasti rambut terasa halus lembut bak sutra. Muehehehehehe ....

1. Cutting
Aku diminta ganti baju, pake kemben kayak mau spa. Soalnya, hair spa juga terdiri atas pijet punggung dan pijet tangan. Enak banget kayaknya. Oke, itu ntar aja waktu review hair spa.

Seperti biasa, bagian leher ke bawah ditutup kain hitam biar rambutnya nggak kena punggung. Mulailah Embak Stylist gunting-gunting rambut aku. Sebelumnya, Embak Stylist tanya mau model apa. Aku cuma bilang, "Terserah Mbak aja, aku manut. Yang penting cocok buat wajah bulat." Embah Stylish agak bingung. Akhirnya, dia memantapkan hati dan mulai gunting-gunting.

Cekrik ... cekrik ... cekrik ....

Embak Stylish-nya ramah. Suka ngajak ngobrol, tapi nggak lebay. Jadi kesannya ramah yang baik, bukan ramah yang ikut campur. Aku suke tipe orang seperti ini ^^

Selesai gunting-gunting, seperti biasa disuruh duduk di bak keramas buat dikeramasin. Enak, dipijet juga kepalanya. Ini bagian yang aku suka hehehe ^^

Selesai keramas, selesai pula sesi cutting.

2. Hair Spa
Aku kembali ke tempat cutting. Embak Stylish udah nyiapin bahan buat hair spa. Krim hair spa yang digunain merek Loreal. Agak takut juga sih, soalnya dulu pernah coba sampo dan kondisioner merek ini dan langsung gatal-gatal. Tapi mungkin aku yang salah pake dan kena kulit kepala, jadinya gatel banget. 

Mulailah Embak Stylish usap-usap krim hair spa ke rambut. Terus, kulit kepala dipijet. Hmmm ... enak banget. Aku suka banget sesi ini hahaha. Dipijet orang yang udah berpengalaman memang yahud abis. 

Selesai oles ke seluruh rambut plus pijet kepala, rambut aku dibungkus pake handuk anget. Handuknya bau minyak kayu putih, tapi lembut. Katanya untuk aroma terapi.

Lalu, Embak Stylish beralih pijet punggung dan tangan aku. Ini juga enak. Pijetannya terasa ^^ Pokoknya aku suka suka sukaaa banget sesi pijet-pijet itu muehehehehehehehe.

Pijet selesai, tinggal tunggu 10 menit. Aku dikasih teh anget dan Embak Stylish-nya pergi. Kesempatan ini aku gunain buat foto-foto :D.

Tet, 10 menit selesai, Embak Stylish balik lagi dan siap buat ngelanjutin hair spa.

Handuk dibuka dan rambut dibilas. Dikasih kondisioner juga. 

Lanjut ke pengeringan rambut. Ini aku juga suka, plus bikin deg-degan. Soalnya, ini dia gongnya. Hal-hal yang dilakuin tadi baru kelihatan bagus-nggaknya setelah proses pengeringan pake hair dryer.

Zinggg zinggg ... 

Sedikit demi sedikit rambut mulai kering dan kepala terasa enteng.

Sedikit lagi ....

Dan, wah ... selesai ^^

Embak Stylish ngerapiin rambut dan ... taraaaaaa ... 

It is the new me! Selamat datang 2015 ^^

Dengan ini, selesai sudah sesi perawatan rambut di Shofa Marwa ^^



NB:
  • Aku musti merogoh dompet sebesar Rp20.000,00 untuk cutting dan Rp75.000,00 untuk hair spa. Lumayan mahal :(
  • Zzzzztttt ... sayangnya, pamflet harga malah ketinggalan :(. Jadi aku nggak bisa kasih info untuk treatment lain hiks.
  • Kesimpulan: Hasil cutting rambut cukup rapi. Aku suka. Aku juga suka efek setelah hair spa. Rambut aku yang kering mengembang jadi lembut mengembang. Rasanya juga ringan. Baunya wangi hehehehe. Tapi, dengan harga Rp95.000,00 ... kayaknya kali lain aku akan beli sendiri merek-merek buat hair spa atau hair mask. Tapi, kalo perawatan sendiri kan nggak asyik. Nggak ada yang mijitin. Terus nggak telaten. Terus malas beresin alat-alat juga. Zzzzzttttt ...........

Foto-foto

Bagian depan
Tempat cutting dan perawatan rambut
Tempat ganti baju
Untuk spa