Showing posts with label Make Up. Show all posts
Showing posts with label Make Up. Show all posts

Thursday, February 15, 2018

#UlasanSingkat: PIXY UV Whitening Loose Powder

Iseng beli PIXY loose powder karena ada warna kuningnya: Yellow Beige. Berharap warnanya cocok di aku ..........................

Ini karena kesoktahuan aku. Aku kira, semua produk yang ada "kuning"nya akan cocok di aku. Aku  ndak dengerin embak PIXY waktu nawarin yang warna beige. Aku tetep keukeuh pilih yang yellow beige karena aku pikir cocok untuk kulit aku yang yellow sangat.
Tapi ternyata aku salah :(
Warnanya terlalu putih di aku :(
Jadi kayak pakai topeng :)
Sedih :(


Wadahnya Gimana?
Tempatnya lucu, ingetin aku sama ala-ala BB cushion. Ada saput yang tipis pakai banget. Saputnya ndak kefoto soalnya lupa taruh di mana. Soalnya ndak kepakai juga. Kalau pakai saput bawaan, bedaknya jadi ndak keangkat dan ndak bikin nempel di muka saking tipisnya. Padahal aku suka banget sama wadahnya. Selain lucu dan keliahatan mewah, juga ndak bulky. Masih oke dibawa ke mana-mana.

Teksturnya Gimana?
Sebenarnya sama lembut dengan loose powder lain, tetapi agak keset. Apa yaaa ... mungkin bisa dibandingkan seperti ini: loose powder lain adalah tepung terigu, PIXY loose powder adalah tepung maizena. Sama-sama berbentuk butiran halus tapi yang tepung maizena lebih keset. 
Kalau bagi aku, tekstur ini lumayan pengaruh. Hasilnya, PIXY loose powder ini jadi susah nempel di kulit aku kalau misal sedang berkeringat atau spongenya terlalu basah. Jadi kelihat cakey dan kelihatan kalau pakai bedak gitu.
Yahh .... sayang banget sebenarnya.

Soal Ketahanan
Mungkin karena keputihan di aku, pukul 11.00 masih kelihatan aku pakai bedak (mulai dari 07.00 pagi). Jadi lumayan oke sebenarnya. Hanya saja, kalau wajah keringatan berlebih, jadi ndemblok-ndemblok yang oh nooo. Padahal kalau ndak keringatan, loose powder ini cukup oke nahan minyak di daerah hidung aku. 
Kalau nidak pakai BB cream/foundi, tidak setahan kalau pakai.

Harga 
Rp21.000 (Golden Swalayan Tulungagung)

Kesimpulan
(+) Wadahnya imut dan ala-ala BB cushion. Ndak bulky.
(+) Harga terjangkau dan mudah didapat
(+) Lumayan tahan lama
(+) Nahan minyak lumayan oke

(-) Kelihatan cakey dan susah nempel
(-) Kelihatan ndemblok-ndemblok kalau kerinagatan.

Beli Lagi?
Kayaknya sih ndak. Pengin balik ke Marcks' atau Purbasari loose powder yang menurut aku lebih masuk di warna kulit aku. Tapi .. aku masih penasaran dengan shade lain. Kalau warnanya ndak keputihan, apa iya masih terlihat cakey dan ndemblok-ndemblok? 

nb: Ini ulasan di kulit aku. Mungkin di kulit kamu beda. ^^

Monday, February 12, 2018

#UlasanSingkat: Pixy Matte in Love no 505 Exotic Nude

Aku masih nggak percaya kalau aku beli lipstik yang baru launching bulan lalu. Dan beruntungnya aku, aku beli warna yang sepertinya akan jadi best seller! Yihaa ^^

Namanya Pixy Matte in Love. Adeknya Pixy Lipream yang ternyata jauh... jauh... jauuhhh... lebih bikin jatuh cinta. Kalau Pixy Lipcream kadang bikin kering, yang seri Matte in Love ini sama. sekali. tidak. bikin. kering. Aku beli yang nomor 505 Exotic Nude.



Teksturnya Gimana?
Aku pikir memang tipe bibir aku yang nggak kering. Tapi, ibu dan adek aku coba pakai, dan memang di bibir mereka nggak kering sama sekali. Padahal, teksturnya termasuk keset, kurang licin waktu dioles. Tapi meluncur cukup nyaman dan aman. Kalau pakai setelah pake lipbalm, jatuhnya bukan matte, tapi satin yang huawww cuantik.

Warnanya Gimana? Tahan  Lama, Nggak?
Untuk urusan warna, Pixy Matte in Love ini juara! Sekali oles, bibir hitam langsung tertutup. Pixy Matte in Love no. 505 Exotic Nude ini punya warna yang aneh kalau menurut aku. Ketika dioles ke tangan, warnanya cokelat muda dengan hint orange-merah. Warna yang aku banget. Tapi, begitu aku oles di bibir, warnanya berubah jadi ungu-kemerahan. Hmmm... jenis lipstik apa ini?

Tapi, di luar itu semua, aku suka banget banget banget sama warnanya. Nggak neon sama sekali. Warnanya memang nude yang cenderung ungu-kemerahan. Terlihat sangat segar dan bikin wajah jadi cerah. Memang bukan "My Lips But Better", tapi Exotic Nude ini terlihat sangat natural, sangat pintar membaur dengan warna bibir asli aku.

Untuk ketahanan, aku memang tidak berharap banyak. Tapi itu semua bisa kok diubah menjadi transferproof dan kissproof, walau tidak waterproof dan oilproof (ada nggak yang istilah "oilproof"? :P). Ketika baru dioles, memang langsung membekas di mana-mana. Setelah di-tap pakai tisu dan dilapisi bedak tabur, hasilnya jadi transferproof dan kissproof. Luar biasa!

Tapi jangan harap yaaa lipstik ini tetap ada setelah makan mendoan atau soto atau nasi padang atau makanan berair dan berminyak lainnya. Hehehe ... kan belum oilproof :D

Lain-Lain Gimana?
Diameter lipstik Pixy Matte in Love ini termasuk besar, tidak seperti lipstik kebanyakan yang berdiameter mungil nan imut. Kalau menurut aku, ada sisi baik dan buruknya lho untuk masalah perdiameteran ini. Sisi baiknya, sekali oles semua bibir langsung tercover. Sisi buruknya, jadi belepotan kemana-mana. Tapi aku nggak masalah.

Harga
Di swalayan tempat aku beli (Golden Tulungagung), harga Pixy Matte in Love ini cukup terjangkau: Rp36.000,00. Aku cek di instragram, ada juga yang jual seharga Rp40.000,00.

Kesimpulan
(+) Matte, tapi nggak kering
(+) Setelah ada treatment, hasilnya jadi transferproof dan kissproof.
(+) Mudah didapat dan terjangkau harganya.
(+) Tahan lama sampai 5 jam kalau nggak dipakai makan-minum
(+) Nggak menggumpal kalau dipakai berkali-kali

(-) Belum waterproof dan oilproof.
(-) Warna memudar setelah digunakan makan-minum. Tapi memudarnya aman, nggak malu-maluin.

Beli Lagi, Nggak?
Sanga. Sangat. Iya!!! Warna lain juga boleh





nb: Fotonya sambil momong anak dan jaga toko. Iya. Saya memang emak-emak yang punya toko kelontong dan punya batita lucu, tapi suka nulis semua hal yang penting bagiku di blog ^^

Monday, December 4, 2017

#ReviewSingkat PIXY Lip Cream

Aku pernah bikin ombre lips dan mini tutorialnya ada di sini. Review La Tulipe Stay Matte ada di sini.

Tapi, aku belum bikin #ReviewSingkat untuk produk PIXY -nya.
Dan di sinilah aku akan membahas penilaianku tentang PIXY.


Awalnya, aku amat sangat ndak tertarik sama warna merahnya PIXY Lip Cream 03 Classic Red ini. Aku lebih suka warna nude untuk dandanan sehari-hari atau kalau lagi ngajar.

Tapiiii ... beberapa hari yang lalu aku iseng pakai PIXY yang warna merah ini untuk acara "pergi sebentar ke minimarket". Toh kayaknya ndak ada yang kenal juga (dan berdoa semoga ndak ada tetangga yang ke minimarket jugak >.<)

Tekstur dan Staying Power

PIXY ini termasuk cair. Tapi aku malah lebih suka yang cair seperti ini. Lebih enak diratakan di bibir dan hasilnya ndak lengket. Klaim produk PIXY adalah waterproof dan kissproof. Dan ini memang terbukti. Tapi sayangnyaaa ... PIXY ini belum oilproof (ada ndak sih oilproof? hahaha)

Setelah pakai PIXY ini dan coba cium Nyimz, di pipi Nyim ndak ada bekas warna merah nempel. Lalu iseng minum dan ndak ada bekas merah di gelas. Ihhh .... aku suka dehhh...

Staying power nya lumayan oke loh. Kalau ndak dipakai buat makan yang berminyak, bisa tahan sampai menjelang sholat Dzuhur.

Tips untuk yang Ndak Suka Pakai Lipstik/Lip Cream Merah

Aku termasuk manusia kategori ini. Tapiii karena keisengan kemarin, aku sedikit lebih percaya diri pakai lipstik/lip cream warna merah. Dan berikut mini tutorial dari aku:

1. Ambil lip cream/lipstik warna merah.
2. Taruh sedikit lip cream/lipstik di bagian tengah bibir atas dan bawah.
3. Blend/baurkan/ratakan ke semua bibir.
4. Taraaa.... bibir pun berwarna merah tapi ndak ngejreng. Kalau jumlah yang disapukan ke bibir pas, warnanya justru merah alami.

PIXY Lip Cream 03 Classic Red ini ada sedikit hint orange nya yang membuat wajah terlihat segar. Pokoknya luuvvv ^^
Setelah 3 jam pakai


Harga
Cuma Rp40.000,00 loohh. Aduh.. terjangkau sekali. Dan karena pakainya cuma sejumput kecilll...mungkin setahun juga ndak akan habis. Hemat sekali!

Kesimpulan

(+) Tekstur cair dan mudah diratakan.
(+) Waterproof dan kissproof.
(+) Ndak bikin bibir kering.
(+) Harga terjangkau.

(-) Belum oilproof (kalau istilah "oilproof" itu ada lho :D)

Beli Lagi Ndak?

Yesss banget. Tapi warna lain. Mungkin yang warna merah bold atau nude oke juga :)

Friday, November 3, 2017

#MiniTutorial: Nyoba Bikin Ombre Lips Ala-Ala

Ini karena aku beli lip cream PIXY yang warna merah gonjreng!

Alkisah, aku pengin beliin ibuk aku lip cream. Biar samaan gitu. Tapi sayangnya, dari La Tulipe ndak ada yang warna merah (review lip cream La Tulipe). Sementara, ibuk aku suka banget pake warna merah. Mungkin menurut beliau, lipstik itu ya merah. Kalau lipstik nggak merah, ngapain pake lipstik. Kan sama aja pucetnya.

Akhirnya aku beli lip cream PIXY yang shade nomor 3. Warnanya merah ada hint orange. Mirip sama Wardah yang Mango kesukaan ibuk aku, tapi ini lebih nggonjreng. Aku pikir nggak apa-apa deh, kan bisa diakalin kalau kenggonjrengan.

Setelah sampe rumah, ibuk cobain lip cream nya. Dan uh la laaaa .... berkilau dooonkkkkk.... Warnanya ngejreeengggg. Orange nya keliatan banget. Kayak makan pewarna makanan orange :(
Singkat cerita, ibuk malu pakeknya dan mau nggak mau, aku terima lagi lip cream nya. Dalam hati berkata, "Maaf ya, Buk. Mungkin suatu hari nanti aku akan beliin Ibuk lip cream lain yang warnanya lebih kalem."

Terus Gimana?

Sampe rumah, aku cobain lip cream PIXY-nya. Dan memang menggonjreng bingitz. Apalagi kulit aku sawo matang. Tapi bagusnya, warna nggonjrengnya bukan yang bikin menor, tapi bikin kulit cerah. 

Tapi tapi tapi ... aku tetap nggak PD kalau pakai warna ini di tempat umum.

Akhirnyahhhh ... aku dapet ide buat bikin ombre lips. Kayaknya cocok digabung sama La Tulipe Stay Matte yang shade 4. Sippp ... langsung coba.

Gimana Cara Bikin Ombre Lips-nya?

Aku bukan mbak-mbak beauty vlogger dan blogger ya. Aku cuma wanita biasa yang jarang dandan dan modal gugling dan yutubing buat bikin make up. Ini cara bikin ombre lips versi aku.
  • Pake lip balm (bisa skip)
  • Oles lipstik/lip cream yang warna nude (aku pake La Tulipe Stay Matte no 4) (bisa pake foundy atau BB dulu, tapi aku skip).
  • Ratakan pake jari biar lebih natural.
  • Terus oles sedikit lipstik/lip cream warna merah (aku pake PIXY no 3).
  • Tap tap bibir dan ratakan dengan jari.
  • Biar lebih rapi, beli bedak tabur di bibir bagian luar biar ombre-nya lebih kentara, lalu tap tap dan rapikan lagi (bisa skip).
  • Ombre lips ala-ala udah jadi ^^
Foto


Kesimpulan
(+) Aku suka ombre lips ala-ala dari aku. Menurut aku, wajah aku keliahatn lebih segar (cahaya di foto agak gelap, aslinya seger).
(+) Penting banget: nggak kayak orang sariawan,

(-) PIXY agak nggak transferproof kalau udah kena air dan makanan, jadi nempel di gelas dan makanan. Kalau lip cream nya udah pasti transferproof dan kissproof, fase ini sudah pasti tidak terjadi.

Sekian mini tutorial dari aku. Semoga bermanfaat ^^

Nb: Udah seksi belooommm.....

Thursday, November 2, 2017

#ReviewSingkat: La Tulipe Stay Matte No. 04

Akhirnyaaaa ... setelah teracuni selama berbulan-bulan, .... aku beli lip ceram jugah!

Aku mau cerita sedikiiittt.

Sebelumnya, aku sama sekali ndak kepengen beli lip cream. Pergi aja jarang, apalagi musti dandan gitu. Dunia perlipenanku cuma diisi Wardah dan Purbasari, dua produk lokal yang terkenal apik dan murah *tetep "murah" sebagai catatan penting!*. Lip cream sama sekali ndak terbayang. Sekelebat pun nggaakkk. Karena di bayangan aku, lip cream itu lebih mahal daripada lipstik.

Dan... selama sebulan belakangan, aku  intens banget ngeliatin vidio dari beauty vlogger. Kebanyakan dari mereka memfavoritkan lip cream buat pulas bibir. Dari situlah aku mulai melirik-lirik lip cream. Mulai gugling review sampai tutorial pakai lip cream.

Selain teracuni beauty vlogger, aku juga sadar kalau beberapa lipstik itu pating blentong kalau mau hilang. Entah itu karena makan atau kelamaan pake. Istilahnya ... staying power-nya ndak oke. Juga, dari beberapa review bilang kalau lip cream lebih bagus dan tahan lama. Cocok kalau dipakai ke kondangan. Atau bisa juga pakai warna nude untuk kerjaan sehari-hari.

Lip Cream Apa yang Dipilih?

Ini aku juga mau cerita sedikit.
....
Aku sadar aku bukan ibu rumah tangga yang punya penghasilan sendiri. Aku juga punya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Jadi, alokasi uang dari suami bukan melulu untuk make up. Jadi, aku musti pintar pilih lip cream yang murah tapi bagus.

Itu berarti aku harus pilih lip cream lokal ... atau istilah mbak beauty blogger dan vlogger ... DRUGSTORE. Wardah, Pixy, Purbasari jadi incaran aku. Selain harganya yang lumayan oke, review nya juga rata-rata bagus.

Waktu belanja bulanan kemarin, aku langsung sambangi counter-nya Pixy dan Wardah karena keduanya deketan. Mmm ... jadi di sini, model counter make up-nya itu ... beberapa counter yang pegang 1-2 orang. Dan itu biasanya gantian. Jadi, Mbak Sariayu bisa pegang counter Make Over dan lain-lain.

Setalah lihat-lihat stok warna di etalase, aku naksir PIXY yang nomor 1: Chic Rose. Warnanya cantik. Harganya cuma Rp40.000,00.

Lalu, datanglah Mbak SA-nya. Aku baca name tag-nya dari La Tulipe. Wah, alamat bakalan ditawarin La Tulipe!

Dan bener ajaaa ... setelah aku bilang mau PIXY yang nomor 1, Mbak-nya langsung bilang, "Nggak mau coba La Tulipe, Mbak? Isinya lebih banyak dan lebih bagus lho." Dan dasarnya aku yang punya sifat nggak enakan, aku langsung bilang, "Boleh."

Bla bla bla ....

Akhirnya aku beli La Tulipe doonkkkk..... Padahal aku belum pernah lihat reviewnyah!

Shade Apa yang Dipilih dan Review

Aku pilih shade nomor 04 dari lip cream La Tulipe Stay Matte. Warnanya nude coklat muda. Mauve mungkin kalau Mbak beauty vlogger dan blogger bilang. Karena nude, jadi aku percaya diri pakenya. Dan kata Mbak La Tulipe, yang shade nomor 4 ini emang best seller. Huft, lumanyan menenangkan.

Besoknya, langsung aku coba. Dan warnanya memang masuk ke warna kulit aku yang sawo matang cenderung kuning. Ndak neon. Warnanya memang coklat muda, jadi terlihat natural.

Staying powernya oke loh. Aku pake setelah sarapan sampe pulang ngajar dan urus ini itu sampe Dzuhur, masih ada warnanya. Lalu coba buat aku makan, warnanya juga masih nempel. Ya ... walau ada beberapa yang hilang, tapi ndak pating blentong. Aman.

Kalau masih basah alias baru dipulas, masih nggak transferproof dan nggak kissproof. Tapi kalau udah kering, transferproof dan kissproof. Proses keringnya juga cepet.

Harga

Cuma Ro46.000,00. Untungnya masih sangat terjangkau ^^

Kesimpulan
(+) Staying power oke
(+) Warna aman, karena aku pilih yang nude
(+) Setelah kering, transferproof dan kissproof
(+) Cepat kering dan matte.
(+) Bau oke, nggak mengganggu.
(+) Harga oke banget

(-) Setelah makan yang berminyak, mulai ngecap juga di gelas dan makanan. Tapi bisa touch up lagi biar transferproof dan kissproof lagi :)

Repurchase

Yes banget. Plus pengen coba shade yang lain ^^

Foto


Ini setelah 2 jam pake. Fotonya bareng Nyimz.

Nb: Aku juga tetep beli lip cream PIXY. Akan aku review nanti ^^